FAQ

 

Berikut Pertanyaan dan Jawaban

Untuk Mendapatkan Informasi Lebih Lengkap Mengenai Produk 4Life Transfer Factor

Q : Apa itu 4Life Transfer Factor?
A : 4Life Transfer Factor bukan Vitamin, Herbal, Obat, Mineral, Enzim, Kolostrum, Cell Food, Madu, Steroid, atau Hormon. Transfer Factor adalah molekul-molekul kecil pendidik sistem imun (Imunne IQ) yang mentransfer memori kekebalan tubuh agar sistem imun mendapatkan informasi-informasi penting yang digunakan untuk menjaga dan melawan bakteri, virus, parasit, sel kanker, dan lain-lain.

Q : Bagaimana cara kerja Transfer Factor?
Transfer Factor mendukung sistem kekebalan tubuh / sistem imun dalam tiga cara yang sangat penting :
1. Mengenali Mendidik (Imunne IQ)
4Life Transfer Factor membantu sel-sel imun untuk mengenal dan mengingat berbagai jenis sel-sel asing seperti virus, bakteri, jamur, sel kanker, sel-sel berbahaya, dan lain-lain lebih cepat.
2. Merespon (Imunne Modulator)
4life Transfer Factor merangsang tentara sel imun (immune cell) untuk menyerang musuh (sel-sel asing / sel-sel perusak dan sel-sel kanker) yang ditemui dalam tubuh kita. Hal ini sangat penting karena mempercepat sistem imun untuk bertindak dengan tepat melawan benda asing di dalam tubuh.
3. Menyeimbangkan (Immune Modulator)
4Life Transfer Factor dapat menyeimbangkan / menenangkan sistem imun Anda.
Hal ini sangat penting untuk mengatasi berbagai penyakit-penyakit Autoimune dan Alergi. Sistem imun yang seimbang adalah sistem imun yang siaga dan bertindak sesuai kebutuhan tubuh.

Q : Kapan Transfer Factor ditemukan?

A : Pada tahun 1949, seorang dokter bernama Dr. H. Sherwood Lawrence, a New York University immunologist, melakukan penelitian bahwa sistem imun dapat di donorkan melalui pengekstrasian sel darah putih. Pertama kali Dr. H. Sherwood Lawrence melakukan pada 2 pasien TBC. Hal yang dilakukan memindahkan sel darah putih (limfosit) pada seorang pasien yang telah sembuh dari TBC kepada pasien yang masih terjangkit TBC. Kendala yang terjadi adalah donor darah hanya dapat terjadi antar individu dengan jenis darah yang sama. Kemudian Dr. H. Sherwood Lawrence memutuskan untuk memisahkan limfosit menjadi beberapa fraksi dan menemukan fraksi-fraksi dengan molekul yang sangat kecil dimana mereka dapat mentransfer sensitivitas tuberkulin ke orang lain. Molekul-molekul ini yang dipindahkan diberi nama oleh Dr. H. Sherwood Lawrence adalah Transfer Factor.

Pada tahun 1998, Pendiri 4Life Research David dan Bianca Lisonbee mendapatkan lisensi hak paten untuk mengekstrak Transfer Factor dari kolostrum sapi sehingga dinamakan 4Life Transfer Factor. Pengenalan 4Life Transfer Factor Klasik membuka pintu ke kategori baru produk dukungan sistem kekebalan tubuh / sistem imun. 4Life Research berkomitmen untuk penelitian Transfer Factor dan selalu terdepan untuk meningkatkan standar modern suplementasi sistem kekebalan tubuh.

Q : Bagaimana penelitian tentang Transfer Factor?
A : Dalam 50 tahun sejak karya perintis Dr H. Sherwood Lawrence pada Transfer Factor, sekitar $ 40 juta telah dihabiskan untuksebuah penelitian Transfer Factor dan Studi independen baru-baru ini melaporkan bahwa 4Life Transfer Factor Tri-Factor Formula dan 4Life Transfer Plus Tri-Factor Formula meningkatkan aktifitas sel Natural Pembunuh yang luar biasa dan 283% dan 437% * saat tubuh Anda membutuhkannya.

Q : Mengapa Transfer Factor diekstrak dari kuning telur ayam dan kolostrum sapi?

A : Karena, sistem imun sapi dan ayam lebih banyak mengenal virus, bakteri, jamur, hama, debu, dsb. Hal itu dikarenakan lingkungan tempat tinggal sapi dan ayam lebih kotor dibanding dari manusia sehingga sistem imunnya lebih kuat dibanding dengan manusia. Selain itu, sapi mempunyai kolostrum* lebih banyak dibanding dari manusia. Kenapa memilih kolostrum? suatu penelitian menyebutkan bahwa setiap anak sapi yang baru lahir dan tidak mendapatkan susu sapi dari induknya akan mati. Hal ini membuat para peneliti berkeyakinan bahwa induk sapi mentrasferkan informasi sistem imun ke tubuh anak sapi, dimana informasi sistem imun tersebut ada di susu sapi. Fakta tersebut menyerupai kebutuhan manusia yang pertama kali setelah terlahir di dunia yaitu makanan pertama alam Air Susu Ibu / ASI. Transfer Factor bersifat not species specific ; molekul Transfer Factor bisa ditransferkan dari hewan ke manusia atau sebaliknya walaupun sumbernya bukan dari manusia.
Lebih dari 3.500 penelitian ilmiah telah dipublikasikan untuk mendokumentasikan efektivitas Transfer Factor.
* Kolostrum adalah cairan susu awal yang dikeluarkan oleh induk mamalia dalam 6-48 jam pertama setelah melahirkan.

Q : Apakah Transfer Factor menimbulkan Alergi?
A : Tidak. Walaupun Transfer Factor bersumber dari kolostrum sapi namun Transfer Factor tidak mengandung susu, gula susu (Lactose), antibodi hewan (IgG). 4Life Research memiliki sistem ekstraksi yang canggih dan satu-satunya perusahaan yang bisa mengekstrak molekul-molekul kecil Transfer Factor. Didalam Transfer Factor murni molekul pendidik sistem imun (Imunne IQ) yang bisa mengatasi penyakit-penyakit autoimun dan alergi.
Transfer Factor berasal dari (susu) sapi. Bagaimana dengan penyakit madcow? Apa bisa tertular?
Tidak. Karena sel-sel penyakit madcow tidak masuk ke sel-sel dalam susu. Para ahli telah mengesahkan bahwa kuman BSE (Bovine Spongiform Encephalopathy) tidak masuk ke saluran mammari kolostrum. Pemeriksaan juga dilakukan pada semua sapi yang terjangkit penyakit sapi gila, ditemukan tidak ada satupun susu dari sapi tersebut yang terjangkit / tertular penyakit sapi gila. Para ilmuwan juga mendapatkan bahwa efek jangkitan kuman pada tahap terakhir berada pada otak dan tulang belakang sapi; hal ini menyimpulkan tidak ada susu dari sapi gila tersebut yang terjangkit kuman penyakit sapi gila. Sel-sel penyakit madcow menyerang sel syaraf. Sama seperti susu ibu HIV yang tidak mengandung virus HIV sehingga dapat diberikan pada anak tanpa risiko tertular.

Q : Apakah kualitas dari hewan-hewan yang digunakan 4Life baik?
A : Ya. Dikarenakan Transfer Factor diperoleh melalui proses mikrofiltrasi khusus yang dipatenkan. Kolostrum diambil dalam 24 48 jam pertama setelah induk sapi yang baru melahirkan menyusui anak sapi yang baru lahir. Waktu itulah yang paling baik dalam pengambilan kolostrum sebagai bahan pengekstrasian Transfer Factor.
Kolostrum tersebut kemudian dipasteurisasi (menggunakan mesin mikrofiltrasi dan dikeringkan menjadi bubuk. Proses selanjutnya adalah microbial testing dan bilogical assay pada bubuk tersebut untuk memastikan kandungannya. proses yang sama juga dilakukan pada kuning telur (setelah dipisahkan dari putih telurnya). Proses ini kemudian dipatenkan secara international dengan nomor 4.816.563 dan 6.486.534.

Q : Apakah saya perlu mengkonsumsi 4Life Transfer Factor, sedangkan saya sedang mengkonsumsi suplemen kesehatan lain: herbal, vitamin, madu, enzim, dll?
A : Perlu. Karena fungsi suplemen kesehatan (herbal, vitamin, madu, enzim, dll) berbeda dengan 4Life Transfer Factor. Suplemen kesehatan tersebut hanya memberikan zat-zat pada sel, sedangkan 4Life Transfer Factor memberikan informasi kepada sistem imun untuk mengenal dan menyerang benda-benda asing seperti virus, bakteri, parasit, sel kanker, dll. 4Life Transfer Factor Tidak seperti produk herbal atau vitamin yang bersifat statis (maksudnya adalah: herbal dari 2000 tahun lalu sampai sekarang tetap sama bahkan kualitasnya menurun), sedangkan 4Life Transfer Factor bersifat dinamis. Artinya, 4Life Transfer Factor tahun lalu dan tahun ini bisa berbeda tergantung perkembangan penyakit. Semakin banyak penyakit yang diderita si sapi dan ayam (sumber 4Life Transfer Factor) maka semakin banyak informasi sistem kekebalan tubuh yang di dapat, dan semakin banyak manfaat yang dapat diberikan pada kita. Karena itu, 4Life Transfer Factor tidak akan pernah kalah oleh perkembangan penyakit karena selalu up to date.

Q : Apakah saya boleh mengkonsumsi 4Life Transfer Factor, sedangkan saya sedang mengkonsumsi obat dokter?
A : Boleh. 4Life Transfer Factor tidak bertentangan dengan obat dokter. 4Life Transfer Factor mempercepat proses penyembuhan karena 4Life Transfer Factor mendidik sistem imun dan sistem imun tersebut yang akan membantu obat untuk mengalahkan virus-virus / bakteri-bakteri penyebab penyakit. Kecuali, jika obat dari dokter itu diperintahkan secara khusus untuk diminum setelah meminum obat-obat lain. Obat dari dokter itu dapat merusak kinerja sistem kekebalan tubuh.
Apakah aman untuk wanita yang sedang hamil mengkonsumsi 4Life Transfer Factor?

Q : Apakah aman untuk wanita yang sedang hamil mengkonsumsi 4Life Transfer Factor?
A : Ya. Jika seorang wanita hamil tersebut sudah mengkonsumsi 4Life Transfer Factor sebelum hamil sangat diperbolehkan. Namun, jika seorang wanita hamil tersebut belum mengkonsumsi 4Life Transfer Factor sebelum hamil maka sangat dianjurkan mengkonsumsi 4Life Transfer Factor setelah usia hamil 3 bulan. Dikarenakan sebuah janin di dalam tubuh wanita selama 3 bulan pertama di anggap sebagai benda asing di dalam tubuh. Hal yang mungkin terjadi walaupun tidak mengkonsumsi 4Life Transfer Factor adalah sistem imun akan menyerang janin tersebut sehingga rawan untuk keguguran. Jadi 4Life Transfer Factor Tri-Factor Formula diperbolehkan dikonsumsi oleh wanita hamil setelah usia kehamilan 3 bulan. 4Life Transfer Factor Plus tidak dianjurkan dikonsumsi oleh wanita hamil.

Q : Adakah ada kondisi tertentu sehingga seseorang dilarang mengkonsumsi 4Life Transfer Factor?
A : Ada. Kondisi seseorang tersebut sudah mendapatkan transplantasi organ ke dalam tubuhnya seperti jantung, hati, ginjal, kornea, dll. Hal ini dikarenakan sifat 4Life Transfer Factor tersebut, yaitu sifat mengenali benda asing didalam tubuh yang bukan berasal dari tubuh asli sehingga dianggap sebagai musuh. Hal ini menyebabkan 4Life Transfer Factor akan menyerang organ transplantasi tersebut karena dianggap organ tersebut sebagai musuh dan harus dimusnahkan.

Q : Adakah ada usia-usia tertentu yang tidak boleh mengkonsumsi 4Life Transfer Factor?
A : Tidak ada. Dikarenakan 4Life Transfer Factor adalah produk alami / makanan pertama dari alam seperti seorang bayi yang baru terlahir hanya diperbolehkan makan ASI / Air Susu Ibu. Selain itu 4Life Transfer Factor adalah molekul-molekul kecil yang berukuran❤.500 dalton sehingga aman dikonsumsi dari bayi hingga orang dewasa karena dapat dicerna dengan mudah dan tanpa efek samping.

Q : Kapan kita harus mengkonsumsi 4Life Transfer Factor?
A : Setiap hari. Dikarenakan tubuh kita memproduksi sel-sel imun baru setiap harinya. Namun, sistem imun tersebut belum mendapatkan bekal informasi untuk melawan musuh. Oleh karena itu, setiap hari sistem imun perlu diberikan pendidikan / informasi-informasi penting yang hanya bisa memberi informasi kepada sistem imun hanyalah 4Life Transfer Factor satu-satunya di dunia.

Q : Transfer Factor sudah diteliti sejak 1949. Mengapa baru diproduksi sekarang?
A : Karena adanya hambatan teknologi. Molekul Transfer Factor sangat sulit untuk diekstrak sehingga teknologi untuk mengekstraknya baru ada sekarang (1998) sehingga dapat diproduksi secara masal untuk seluruh manusia di dunia. Perusahaan 4Life Research memiliki dua hak paten eksklusif: Proses ekstraksi untuk transfer factor dari kuning telur ayam (Paten # 6.468.534) dan teknik manufaktur eksklusif (Paten # 6.866.868).

bandung-4life-transfer-factor-3

PEMESANAN HARGA HEMAT

untuk informasi bisa hubungi kami….

Distributor Agen Resmi 4Life

Hendrawan / 0856.219.3405 – 0878.0234.5000/ pin bb 25DC5D62 / @AndraUkoen

Astrid / 0856.24.789.288 – 081.22.23.24.528/ pin bb 23B7C19C / @AstridTias

www.bandung4Life.com

dicari Distributor Pekanbaru , Distributor Medan , Distributor Surabaya , Distributor Jakarta , Distributor Semarang , Distributor Makasar , Distributor Bogor , Distributor Bali , Distributor Padang , Distributor Cirebon , Distributor Purwokerto dan kota-kota lainnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: